Kadang ada rasa ingin merubah dunia bila melihat dan mendengar masih banyaknya orang-orang yang semakin sempit hatinya. Merubah semuanya ke arah yang lebih baik, hidup saling berdampingan, menghargai, menghormati dan menyayangi. Angan-angan… Ya, memang hanya angan-angan panjang dan dalam di setiap renungan kesendirian.
Entah bagaimana, sedih atau harus senang bila ada yang mengatakan semua yang dilakukan untuk membela tegaknya agama. Agama urusan yang sangat vertikal antara Tuhan dan hamba-Nya. Tidak menyalahkan dan malah mendukung orang-orang yang mampu bersyiar tentang agama yang indah ini untuk tetap tegak tetapi dengan cara-cara yang baik dan benar. Bagaimana memberitahu kepada mereka tentang indahnya agama ini bila anda memperkenalkannya dengan merusak dan begitu menakutkan. Setahu saya agama ini tidak begitu. Dan saya tidak bisa menutup mata dan pura-pura tidak peduli bila melihat banyaknya darah dan air mata yang tertumpah di bumi yang dicipta begitu indah untuk umat-Nya ini. Sepertinya bukan ini tujuan kita dihidupkan.
Dengan sadar saya bilang bahwa saya bukanlah seorang yang mengetahui dengan tepat dan benar bagaimana agama dalam menilai, ilmu yang ku punya hanya sekedar untuk menjalani hidup ku dengan baik walaupun kadang itu masih salah. Saya terus memperbaiki diri dan pemahaman. Tapi saya punya hati yang diberikan begitu luas untuk menampung segala yang ada baik sedih, susah, senang, suka dan derita dalam sekali masa.
Ingin mengatakan kepada mereka semua bahwa jangan merusak apa yang telah diciptakan begitu indah oleh Sang Pencipta. Ada cara dan tahapan yang agama ajarkan kepada kita dalam menyelesaikan permasalahan hidup. Tidak sama bukan berarti musuh yang harus dihapus. Sadarkan diri bahwa Allah yang menciptakan semua dengan berbagai perbedaan.
“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah : 216)
Tidak dengan satu ayat diatas anda lalu berperang dengan yang berbeda dengan anda. Baca ayat selanjutnya dan keseluruhan dari Al-Quran yang menjadi tuntunan hidup anda. Pahami perang seperti apa yang dimaksud…
Dan saya rasa tidak mustahil merubah dunia bila bukan saya saja yang ingin. Bersama-sama kita merubah dunia kita menjadi dunia yang aman dan nyaman. Hidup berdampingan dengan segala perbedaan. Tidak ada yang kita butuhkan selain perdamaian di waktu yang semakin sempit untuk bisa tetap tinggal di dunia ini.
Selesaikan urusan yang bisa kita selesaikan, biarkan selebihnya menjadi urusan Allah dalam menentukan.
Salam damai untuk seluruh penghuni bumi
sama seperti yang gw rasain selama ini…
membuat gw bertanya
“apa iya kehidupan yg di ingin kan oleh rosul seperti ini? apa iya kehidupan yg Allah kehendaki seperti ini??”
“jika mang bener knp msh ada si kaya dan si miskin,si budak dan si raja, tertindas dan penindas..???”
“apa iya konsep Qur’an seperti itu?apa iya islam seperti itu?”
“dulu itu kehidupan pas jaman nabi itu gmn sih?(dr adam sampai muhammad)”
jika mang hrs perang, siapa musuhnya??bwt siapa kita perang?atas dasar apa kita pngn perang?tujuannya apa kita perang??
yah smua titik tolak inilah yg jd ingin tau, islam sesungguhnya kaya gmn sih?
islam itu agama atau apa?
agama itu apa?
mengapa islam terpecah menjadi Nu,muhamadyah dll???
bukan kah islam itu satu??
dan yg terakhir mengapa kita di suruh hidup di dunia?
tujuan hidup di dunia itu apa?
apa hakikat manusia hidup di dunia?”
yah..smua ini adalah pertanyaan dalam diri yg timbul akibat tidak puasnya melihat kenyataan hidup tu ko kaya gini, sehingga gw jg pngn bgt ngeliat kehidupan indah, damai, saling kasih sayang, saling hormat, saling memakmurkan, tanpa ada fitnah, bohong dll..dan itu msh sebatas angan-angan..yg belum terwujud..
smoga Allah berkenan membimbing hambanya yg sedang gelisah
Sama-sama menyebarkan virus saling menerima perbedaan, hidup saling berdampingan Boi ^_^